Mempersamakan-perbedaan itu bukan Alkulturasi
poto: doc.
Beberapa bulan belakangan ini koflik dan kesenjangan sosial begitu gencar terdengar di media masa, tidak terkecuali keadaan sosial yang terjadi
di sekitar lingkunganku. Baik itu di kampus, atapun di pemukiman baru tempat aku
mengontrak rumah. Teringat betul perasaan pertama kali berada di
lingkungan baru ini: senang. Senang karena tahu tempat baru ini adalah salah satu wilayah di Kota A yang sebagian besar
penduduknya warga asli A—kalau saya tidak keliru. Berangkat dari situ, aku berpikir positif akan mendampatkan
hal-hal baru dan menarik, langsung dari penduduk setempat.



